asesmen kebutuhan
needs assessment
Ringkasan Singkat
Proses sistematis untuk mengidentifikasi kesenjangan antara kondisi saat ini dan kondisi yang diinginkan dalam suatu komunitas atau organisasi.
Asesmen kebutuhan (needs assessment) dilakukan untuk menentukan prioritas dalam pengembangan layanan atau program pelatihan. Dalam konteks komunitas, asesmen ini mengumpulkan perspektif dari berbagai pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi masalah mendesak yang belum teratasi. Hasilnya digunakan sebagai dasar perencanaan strategis agar alokasi sumber daya menjadi tepat sasaran dan efektif.
Dalam psikologi industri dan organisasi, asesmen kebutuhan berfokus pada tiga tingkat: (a) analisis organisasi untuk melihat arah strategis, (b) analisis tugas untuk menentukan kompetensi yang dibutuhkan pekerjaan, dan (c) analisis personel untuk mengidentifikasi siapa yang membutuhkan pelatihan. Proses ini memastikan bahwa program pengembangan karyawan benar-benar menjawab kekurangan keterampilan yang ada. Tanpa asesmen yang tepat, program intervensi sering kali gagal mencapai tujuan karena tidak relevan dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Kaufman, R., & Guerra-Lopez, I. (2008). Needs Assessment for Organizational Success. ASTD Press.
- APA Dictionary of Psychology
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.